Sisa Makanan (Edisi Refleksi Hari Tani)

Pernahkah kita terfikir apa yang terjadi pada sisa makanan jika dikumpulkan?
Misalkan satu rumah makan saja, sisa makanan satu hari di sana dikumpulkan sudah berapa banyak ya?
Apakah kita sempat berpikir perjuangan para petani dari mulai penanaman hingga produknyakita makan?

Orang tua saya, ketika saya masih kecil sering memberi peringatan bahkan hingga menakut-nakuti bila makanan saya tidak saya habiskan. Saya jadi berpikir, terkadang benar juga orang tua saya. Meski terasa berlebihan, namun konsep syukur yang ingin orang tua saya.

“Satu butir nasi di hadapanmu merupakan hasil jerih payah para petani,

A.

Penggalan kalimat tersebut sering terngiang ketika saya makan. Membuat saya lebih sering tak tega bila meninggalkan piring dengan sisa makanan meski sebutir cuilan nasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s